Kapal Pesiar - PRAKTISI

Tahukah anda Kapal Pesiar yang Ramah Lingkungan?

Beberapa tahun ini kapal pesiar hampir sama dengan pesawat terbang telah banyak mendapat kritik karena dianggap sebagai pencemar ekosistem laut. Hal ini disebabkan karena saat penumpangnya turun membawa sampah waktu kapal berlabuh di suatu destinasi.

Melestarikan alam adalah tanggungjawab kita bersama bukan cuma tanggung jawab perusahaan kapalpesiar. Kesadaran penumpang akan bahaya sampah harus diikuti dengan setiap penumpang yang mempunyai kesadaran sendiri untuk tidak menggunakan barang yang berbahan plastik.

Dikutip dari Cruise Critic dan All the Rooms, berikut ini adalah sejumlah perusahaan kapalpesiar yang memiliki konsep ramah lingkungan:

1. Costa Cruises

Perusahaan kapal pesiar ini mengelola proyek Pelayaran Berkelanjutan (Sustainable Cruise) yang dibiayai bersama oleh Komisi Eropa (European Commission) dalam mengurangi dan mendaur ulang limbah padat di kapalpesiar. Kapalpesiar ini mempunyai teknologi daur ulang sampah yang sangat canggih, sehingga semua sampah dapat dikelola selama pelayaran sebelum penumpang diturunkan di pelabuhan. Sebagai contoh untuk limbah makanan, di daur ulang menjadi pupuk.

2. Norwegian Cruise Lines

Di kapalpesiar ini sampah yang buang ke laut ialah makanan karena dianggap bisa terurai dengan alami. Bahan sisa minyak goreng diturunkan saat kapal bersandar di pelabuhan-pelabuhan Amerika Serikat yang kemudian akan didaur ulang menjadi bahan bakar bio-diesel. Penggunaan bahan makanan yang berbahan plastik seperti sedotan plastik telah dilarang di seluruh armada dan di pelabuhan-pelabuhannya yang dioperasikan secara pribadi misalnya Great Stirrup Cay di Bahama dan Harvest Caye di Belize. Setiap kapal yang berlabuh dilengkapi dengan sistem pengolahan air limbah yang canggih, sehingga kapal dipastikan hanya akan membuang air bersih ke lautan. Sudah sejak tahun 2016, sebanyak lima kapal mereka telah dilengkapi dengan sistem pembersihan gas buang, sehingga pelayaran tak menambah pencemaran udara.

Baca Juga :  Rahasia di Balik Bekerja di Perhotelan Kapal Pesiar

3. Disney Cruise Lines

Disney Cruise Lines juga merupakan kapal pesiar yang lingkungan, terbukti dengan beberapa tahun terakhir ini mereka membuat sistem pencahayaan hemat energi dan mengurangi beban muatan sehingga kapal lebih irut dalam bahan bakar. Penumpang diajarkan untuk mendaur ulang bahan sampah. Pengajar dari Splash Academy mengajarkan penumpang tentang pentingnya air bersih dan pencegahan polusi melalui kegiatan “Officer Snook” dan di saat merapat di pelabuhan, penumpang diajak melakukan pembersihan pantai.

4. Holland America Cruises

Rute kapal pesiar legendaris ini ke perairan Bermuda yaitu Terusan Panama, Mediterania, dan Timur. Kapal pesiar ini berusaha semakin ramah lingkungan dengan cara penggunaan kembali handuk dan juga pemasangan pancuran air dengan aliran yang lambat, hal ini menjadikan penggunaan air lebih irit. Sampah berupa limbah air kapal pesiar diolah dan dibersihkan dengan dua sistem sebelum akhirnya dibuang ke laut.

5. Royal Caribbean Cruise Line

Rute pelayaran kapal pesiar yang ini adalah di sekitar kawasan pesisir Karibia dan kapal pesiar ini sudah menghentikan penggunaan peralatan sekali pakai. Penyajian makanan di kapal ini yaitu membungkus makanan dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Dalam menghemat energi dan bahan bakar, kapal pesiar ini sudah tidak menggunakan salah satu mesin kapal selama satu bulan selama musim dingin, karena permintaan AC biasanya lebih rendah selama periode ini.

6. Silversea Cruises

Kapal pesiar ini tidak membolehkan air minum dalam kemasan plastik. Setiap air minum di tiap kamar dikemas dalam wadah kaca. Kapal pesiar juga memberikan fasilitas botol minum aluminium agar setiap tamu bisa melakukan isi ulang saat berlabuh, sehingga tidak mengotori destinasi wisata yang didatangi. Tiga kapal mereka – Silver Shadow, Silver Spirit dan Silver Whisper, dilengkapi dengan sistem navigasi dimana mengevaluasi kondisi laut dan menyesuaikan kecepatan laju kapal untuk mencapai penghematan bahan bakar yang lebih banyak. Kapal pesiar ini mempunyai Silver Spirit menggunakan desain mesin diesel-listrik modern sehingga memungkinkan mematikan mesin setiap kali kapal melaju pelan, sehingga semakin mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi. Pengiritan penggunaan listrik menggunakan lampu LED di setiap sudut kapal.

Baca Juga :  10 Tips Memilih Diklat Kapal Pesiar dan Perhotelan

7. Solstice, Celebrity Cruises

Kapal pesiar ini mempunyai 216 panel surya yang mengalirkan energi untuk sistem lampu LED di seluruh ruangan kapal, sehingga kapal lebih hemat bahan bakar. Rute pelayaran kapal pesiar ini adalah pelayaran Karibia hingga Mediterania ini juga mempunyai sistem penyaringan air untuk mengubah air air limbah menjadi air bersih sebelum akhirnya dibuang kembali ke laut.