Kapal Pesiar - PRAKTISI

Rahasia di Balik Bekerja di Perhotelan Kapal Pesiar

Perkembangan industri pariwisata perhotelan akhir-akhir ini menunjukkan trend positif dan sangat signifikan terutama yang menggunakan sarana angkut kapal pesiar, lantas kita akan berpikir, apa yang menjadi peluang terhadap Sumber Daya Manusia terutama yang hidup di negara Indonesia? Hal inilah yang menjadi pertanyaan bagi anda yang ingin menjadi crew di kapal pesiar dimasa yang akan datang.

Alat transportasi air yaitu Kapal Pesiar ini difungsikan sebagai akomodasi wisata untuk pada wisatawan untuk kegiatan berlibur. Kebanyak orang menyebut Kapal Pesiar ini sebagai hotel yang mengapung. Bahkan tidak sedikit orang menyamakan Kapal Pesiar ini dengan nama kota terapung. Ilustrasinya bahwa perhotelan yang kita saksikan selama ini hanyalah di darat, tetapi kenyataannya ada perhotelan yang berada di atas laut dibangun disebuah kapal pesiar. Kapal pesiar ini ibarat tanahnya yang didirikan perhotelan diatasnya dengan fasilitas didalamnya yang sama.

Banyak yang berpikiran bahwa bekerja di Kapal Pesiar itu sulit, tetapi kenyataan yang belum banyak dikenal masyarakat bahwa bekerja di Kapal Pesiar itu mudah. Orang-orang berpikir bahwa bekerja di Kapal Pesiar itu seperti bekerja di Pelayaran. Perbedaannya adalah di jenis kapalnya. Pelayaranitu lebih kurang sama dengan kapal yang difungsikan untuk mengangkut barang perniagaan sedangkan kapal pesiar lebih digunakan untuk akomodasi dibidang pariwisata.

Apabila kita melihat peluang warga negara Indonesia yang ingin menjadi crew di kapal pesiar ini cukup besar peminatnya. Ada suatu cara atau rahasia yang unik yang belum diketahui masyarakat pada umumnya. TCP Jogja merupakan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan kerja kapal pesiar dibidang perhotelan ini akan mencoba menguak salah satu rahasianya. Mengutip pernyataan singkat dari Bapak Dahlan selaku dewan direksi TCP Jogja mengatakan “sejumlah orang-orang dari negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, Thailand dan Myanmar mempunyai peluang yang cukup besar untuk bekerja di Kapal Pesiar, hal ini disebabkan karena Perusahaan Kapal Pesiar akan memberikan upah berupa gaji yang relatif minim, sehingga bisa mengurangi biaya operasional mereka (perusahaan kapal pesiar tersebut).”

Baca Juga :  4 Program Keahlian di Diklat Perhotelan

Lebih lanjut Bapak Dahlan mengatakan “Itu terlihat sedikit untuk kontrak pertama, gaji yang kita terima berkisar mulai 700 sampai 900 USD. Tetapi bila dikurskan ke rupiah dengan asumsi 1 USD dengan nilai tukar rupiah rata-rata Rp. 13.000, setidaknya kalau di Indonesia gaji sebesar itu untuk golongan seorang manager. Belum lagi kalau karir kita bagus dan naik posisi, kita akan mendapatkan gaji sebesar 2500-3000 USD.

Gaji 700-900 USD memang tidaklah cukup untuk standar warga negara asing misalnya orang Amerika atau Eropa yang hidup disana. Berbeda dengan kita warga Indonesia, gaji terserbut terasa sangat besar karena kita hidup di alam Indonesia bukan di Eropa. Gaji tersebut sangat cukup karena memenuhi kebutuhan kita di alam Indonesia bahkan terbilang cukup mewah. Untuk sekali kontrak yaitu selama 8 bulan mungkin kita bisa menabung sebesar 5 juta per bulan sehingga sehabis masa kontrak kita dapat mengumpulkan dan membawa uang 40 juta. Membawa uang sebanyak 40 juta selama 8 bulan adalah rahasia bekerja di Kapal Pesiar.